10 Alasan Mengapa Solo Traveling itu Perlu untuk seorang Wanita (1)

Recommended song when you read this: “Tourist – Yuna”

Semakin kita beranjak dewasa, kadangkala kita merasa hidup yang kita jalani ini tidak semudah saat kita masih kanak-kanak. Kita pasti pernah mengalami rasa gelisah, kegalauan, ketidakpastian dan masih banyak lagi. Apalagi kita sebagai seorang wanita yang beranjak maupun sudah dewasa di Indonesia, pasti ada saja sederet tuntutan yang sudah menjadi norma dan wajib kita jalani. Misalnya, jadi mahasiswi, lulus sekolah, berkarir, mengumpulkan uang, menemukan pasangan hidup, menjadi istri, menjadi ibu, dan seterusnya. Memang betul kita perlu memikirkan semua hal tersebut sebagai sebuah fase kehidupan orang dewasa. Tetapi, ingat, jangan sampai kita terbelenggu oleh fase-fase linier dan lupa untuk menyadari bahwa masih ada dunia yang indah ini yang mengajak kita untuk mengeksplorasi dan terus  memanggil, “hey pretty, come to see the outside! Let’s travel the world!”.

 7a21c3522c3a18ec3ad659b9777af0c5

Source : www.pinterest.com

Buat saya, Traveling adalah obat yang sangat mujarab bagi seorang wanita untuk menyeimbangkan kehidupan normalnya. Dengan traveling, kita akan menemukan ‘diri kita sendiri’ yang mungkin selama ini tertutupi oleh kesibukan-kesibukan yang kita lakukan. Traveling akan membuat kamu sibuk dengan dirimu sendiri, it’s a perfect me-time. Dengan traveling, kamu akan berusaha mendalami dirimu sendiri di suatu tempat yang tidak pernah kamu lihat sebelumnya, di tempat asing yang sama sekali tidak kamu ketahui betul, justru disitulah kamu akan menemukan dirimu sendiri.

Solo traveling adalah (more…)

Read More

My Article ‘Woman and Tourism’ on A Magazine

“Through travel I first became aware of the outside world; it was through travel that I found my own introspective way into becoming a part of it.”

– Eudora Welty –

Malam kemarin sepulang dari bertapa untuk menyelesaikan tesis, saya menemukan sebuah paket dibalut kertas coklat yang ditujukan kepada saya. Wah paket apa nih?

13269255_10208292402741483_7365586410002884635_n

Perasaan engga belanja online deh, haha. Pas nemu nama tertuju-nya, tertulis ‘Annisa Potter’.

Semenjak punya buku dengan nama pena ‘@annisaa_potter’, menerima paket dengan nama ini seolah tidak terasa aneh. hehe.

Oh, ternyata paket ini kiriman dari Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Kementerian Pariwisata RI!

Saya baru ingat kalau bulan April silam, saya pernah diminta oleh mbak Fina, salah satu staf Kemenpar untuk membuat tulisan tentang Perempuan, merayakan hari Kartini, dan tulisannya akan dimuat di majalah internal Kementerian Pariwisata. I feel so honoured to get this offer. Saya ingat sekali bulan April sedang hectic banget, tapi alhamdulilah saya bisa menyelesaikan tulisan saya.

13343138_10208292402861486_1882647509647112569_n

Buru-buru saya langsung buka paketnya, isinya ada dua majalah berjudul Destinasi & Industri Pariwisata edisi III bulan April 2016,  di bagian kanan bawah cover, ada logo “Pesona Indonesia” yang sudah tidak asing lagi buat saya. Saya langsung buka majalah tersebut dan mencari tulisan saya.

13321892_10208292343379999_209126770198735260_n

Waaaaah, senangnya tulisan saya dimuat di rubrik Insight dengan total 2 halaman. Saya senyum-senyum sendiri, hihi. Judul tulisan nya adalah “Kekuatan Perempuan Dalam Pariwisata Indonesia”. Di tulisan ini saya sedikit membawa bumbu feminisme dimana pariwisata atau dunia traveling bukanlah aktivitas yang bisa dilakukan oleh kamu adam. Selain itu, ada banyak figur-figur wanita Indonesia yang telah menjadi icon dalam berhasil menaikkan popularitas pariwisata Indonesia! 

13331122_10208292343740008_2010407769562682470_n

Daripada saya banyak memberi spoiler, saya akan berikan artikel yang sudah di-scan, siapa tau ada yang mau baca secara lengkap. (Majalah ini masih untuk kalangan internal Kementerian Pariwisata Indonesia, jadi belum diedarkan secara umum).

Scan_20160605

Halaman 1

Scan_20160605 (2)

Halaman 2

Book Review ST MenPar

Buku Student Traveler on Book Review

Ingin PDF-nya?

Klik Gambar di bawah ini untuk mendapat pdf-nya!

Selain majalah, saya mendapatkan aneka souvenir cantik dengan logo ‘Pesona Indonesia’, huwaaah, makasih yaaa~ <3

Terima kasih untuk mbak Fina atas kesempatan yang diberikan, semoga artikelnya bermanfaat !

Hidup wanita Indonesia, hidup pariwisata Indonesia~~~

Salam,

@annisaa_potter who loves #WONDERFULINDONESIA & #PESONAINDONESIA

Don’t forget to follow @ceritadestinasi on Instagram!

 

Read More

24 Hours Summer in Austria

“… Raindrops on roses and whiskers on kittens ..
.. Bright copper kettles and warm woollen mittens …
… Brown paper packages tied up with strings …
These are a few of my favorite things …. ?

– My Favourite Things – Julie Andrews from Sound of Music movie

Pernah nonton film Sound of Music?

Film legedaris tahun 60an ini menceritakan tentang seorang postulant bernama Fraulein Maria (Julie Andrews) yang dikirim ke rumah keluarga Von Trapp untuk mengasuh enam anaknya. Disitulah Fraulein Maria mengajak anak-anak tersebut berpetualang sambil bernyanyi-nyanyi. Setting film ini berlokasi di kota Salzburg, Austria pada saat Perang Dunia II berlangsung, dan film ini diangkat dari kisah nyata.

Hal yang menarik bagi saya adalah film tersebut menyuguhi indahnya pemandangan alam Salzburg.  Dipadukan dengan alunan soundtrack lagu-lagu ala Broadway, film ini menjadi sangat membekas di benak para penonton termasuk saya, sampai-sampai lagu My Favourite Things dimainkan ulang oleh pianis Jazz cilik asal Indonesia, Joey Alexander, bahkan bisa mengantar dia ke ajang Grammy Awards!

Oke singkat cerita sih, I really really wanna go to Salzburg someday! I wanna have my own ‘Sound of Music’ experience!

5. day two (43)

Setelah (more…)

Read More