Ende September Geschichte

#np King of Convenience – Sorry or Please, Little Kids, Parallel Lines

Sebuah rasa rindu menghantui pikiran saya belakangan ini.

Rasa rindu yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya. Hadir melalui mimpi-mimpi, kadang pun hadir di dunia nyata ini.

Beberapa hari ini, saya menerima beberapa kabar baik, dan juga membuat saya bersedih hati.

Alhamdulilah, Minggu 29 September lalu, kedua orang tua saya sudah terbang menuju Tanah Suci untuk melengkapi rukun Islam ke-5, menunaikan ibadah Haji. Ayah mengirimkan pesan singkat ke (more…)

Read More

Beribadah Solat di Negeri Minoritas Muslim

Terbiasa hidup di lingkungan mayoritas muslim telah membuat saya mengalami syok budaya saat saya memulai untuk belajar di negara Jerman. Mungkin kita pernah mendengar istilah “cultural shock” atau “syok budaya”. Syok budaya bisa diartikan dengan kondisi seseorang menemui beberapa hal yang tidak biasa dilakukan/dirasa/dialami di negara asalnya, namun akan menjadi bagian dari hidup dia dalam jangka waktu yang cukup lama. Maka, dia akan mengalami hal-hal yang tidak terduga sebelumnya.

Kali ini saya akan berbicara tentang cultural shock dalam hal beribadah. Sebagai seorang muslim, tentu dimanapun, kapanpun, saya harus tetap menjalankan ibadah solat lima waktu.

Biasanya kalau di Bogor (tempat tinggal saya), kalau mau solat, ya langsung solat saja. Tinggal cari Masjid atau Musola terdekat. Musola pasti selalu ada di berbagai sudut kota, di stasiun, di supermarket, di pasar, di kantor, dll. Keran air untuk wudhu pun tersedia di dekatnya. Intinya sih, Allah memberikan kemudahan dari fasilitas yang disediakan.

Berbeda sekali jika beribadah di suatu negara yang (more…)

Read More

2nd Departure to Europe – Wilkommen in Hannover

(Baca cerita sebelumnya disini)

Badan gue agak pegal-pegal, gue perlu exercise selama di pesawat. Untungnya ada majalah pesawat dengan rubrik step-step untuk exercise selama di pesawat. Patut dicoba nih, gue langsung praktekin tahapan exercisenya.

Suasana pesawat hening banget, kanan kiri gue liat kebanyakan orang pada baca buku. Gue sangat takjub ngeliat nenek-nenek yang masih baca buku tebal. Orang Eropa memang pada suka baca! Makanya pada pinter-pinter 😀

Kali ini, kebutuhan gue berubah menurut teori Maslow, gue lelah dan lapar, gue butuh makan dan butuh tidur. Beberapa menit setelah pesawat lepas landas, pramugari KLM langsung membagikan sembako eh, air mineral dan cookies. Tanpa ragu, gue sobek bungkusnya, dan gue menemukan empat buah cookies mini. Dalam waktu 2 menit, cookies pun habis. Dan gue masih lapar.. oh my..

Mau ga mau, gue harus nunggu sampai tiba di bandara Hannover. Mata gue pun terpejam, dan gue tidur lelap.

Alhamdulilah, (more…)

Read More