Enaknya Jadi Mahasiswa : Edisi Richesse Factory

jadi mahasiswa kere dan hidup pas-pasan, memang tidak mudah.

namun Tuhan selalu mendengar doa-doa hambanya yang kere begini *tsaaahh

Ā 

barusan gue pergi ke Elos (kepanjangan dari Mal Ekalokasari Bogor) dengan niatan untuk menukar uang di valuta asing. Sayangnya, mata uang yang gue cari lagi habis šŸ™ Karena sudah lumayan larut malam, gue pun memutuskan untuk engga kemana-mana lagi.

Pas di jalan mau pulang, tiba-tiba (more…)

Read More

Kajian Tanaman Lanskap sebagai Pendukung Karakteristik Taman Bali

Desain lanskap atau taman Bali melibatkan filosofi budaya Bali yang menempatkan setiap komponennya. Tri Hita Karana adalah falsafah hidup masyarakat Bali yang memuat tiga unsur yang membangun keseimbangan dan keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungannya yang menjadi sumber kesejahteraan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kehidupan manusia (Perda Bali, 2009). Menurut falsafah tersebut, lingkungan dinilai sebagai sumber kesejahteraan yang mampu menopang kebutuhan manusia. Taman dan pekarangan merupakan ruang yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali. Pertamanan tradisional Bali mempunyai filosofi yang sangat tinggi sebagai unsur tanaman yang memberi kehidupan, keteduhan, kedamaian, keindahan, tempat meditasi, memuji dan menyembah kebesaran Tuhan sebagai warisan budaya Hindu di Bali (Prajoko, 2012).

Dalam (more…)

Read More

‘Accidental’ Trip To Jade Factory in Beijing

Tadi siang, gue nonton acara favorit gue di NatGeo Adventure, nama acaranya Somewhere in China.

Acara ini menceritakan tentang dua bersaudara bernama Jeff and Peter Hutchens, mereka berdua adalah anak diplomat yang ngabisin masa kecilnya disana, dan pas udah gede, mereka kembali travelling ke China untuk ngebandingin apa yang dia liat dulu dan sekarang.

Episode yang gue tonton tadi mengambil lokasi di Kashgar, kota bagian Barat di Cina yang mayoritas penduduknya muslim. Dulunya daerah ini masuk dalam jalur Sutera, jalur perdangan yang menghubungkan antara Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Kashgar ini sangat terkenal sebagai penghasil batu giok yang terkenal.

Menurut masyarakat China, batu giok lebih memiliki ‘nilai’ dibanding emas. Jaman dahulu, batu giok bisa dipakai sebagai alat jual beli, bahkan bisa untuk bayar pajak.

Di acara itu juga ditunjukkan bagaimana susahnya mencari batu giok dan menentukan yang asli, Jeff dan Peter mencoba buat cari peruntungan dari temuan batu gioknya, pas dia ke pasar untuk jual gioknya, eh ternyata salah! hahaha.

Habis nonton ini, gue langsung Ā terinspirasi buat nulis pengalaman trip gue tahun 2011 silam ke BeijingĀ . saat itu, gue ‘terjebak’ untuk mengunjungi salah satu pabrik Giok yang ada di barat laut kota Beijing. hehehe.

Gimana menjebaknya? (more…)

Read More