Ramadhan ‘Musim Panas’ di Jerman : Buka Puasa dan Lebaran

Sekitar pukul 9 malam, saya mengayuh sepeda menuju Masjid Al-Iman, sebuah masjid kecil yang berada di sebuah jalan bernama Arndtstraße, kota Goettingen, Jerman. Langit pada pukul 9 malam masih belum sepenuhnya gelap gulita. Musim panas yang begitu terik dan kering di Eropa telah membuat waktu siang hari menjadi lebih panjang. Sehingga, waktu berpuasa pun ikut menyesuaikan. Berpuasa selama 19 jam dari jam 3 pagi hingga jam 10 malam memang cukup menguji fisik dan batin saya. Setelah beraktivitas di kampus seharian, rasanya kerongkongan ini ingin cepat-cepat melepas dahaga. Meskipun begitu, hal yang tak boleh dilupakan adalah mensyukuri nikmat Ramadhan yang Allah berikan, karena-Nya saya bisa mendapat kesempatan untuk merasakan bulan Ramadhan di Eropa.

Hari ini, (more…)

Read More

Welcome Home, Annisa!

People come, people go. I come to a place I never knew before, and I go from an unknown place which I already called as Second Home.

Meninggalkan Eropa menjadi hal yang cukup sulit untuk saya. Setelah sekitar 11 bulan lamanya tinggal di Goettingen, kota kecil yang sangat ramah dengan pelajar, tibalah waktu untuk meninggalkan kota ini. Oh, it’s really hard. :'(

11 bulan di Eropa, apakah cukup untuk saya?

(more…)

Read More