Which Country’s Got Talent?

At farewell party on Bayer Young Environmental Envoy, every country must present a cultural performance or promote their countries. From Indonesian envoys, we decided to perform a traditional dance from Riau Province (my father’ hometown!), Indonesia, it’s called Zapin dance, I was selected as the coregrapher for this performance, as you know that I haven’t been experiencing in dancing! hahaha, can you imagine?? But I have to face it even I couldn’t make some choreography.. (more…)

Read More

Kereta Khusus Wanita : Comfort and Safe

Pada tanggal 22 Oktober 2010, saya harus pergi ke Jakarta untuk mengurusi visa di kedutaan Besar Jerman, pengurusan visa akan dilakukan tanggal 23 Oktober , berhubung urusan saya ini atas nama perusahaan asing yang sudah sangat profesional, saya disediakan tempat menginap satu malam agar keesokan paginya bisa hadir tepat waktu. Saya akan menginap di hotel setia budi. Seperti biasa, saya memutuskan untuk naik kereta dari Bogor. Kereta listrik (jaman sekarang bukan kereta api ya) adalah kendaraan umum terfavorit diantara kendaraan lain. Mengapa? Di samping lebih nyaman dan cepat jika dibandingkan dengan bus, kereta ini merupakan kendaraan umum paling ramah lingkungan, kebutuhan listriknya lebih irit.

Saya naik kereta Pakuan Express sekitar jam 3.45 sore. Saya sadar ternyata saya sudah lama tidak naik kereta, saya menemukan hal baru (buat saya sih baru, ehehe) di sudut gerbong kereta, yaitu gerbong khusus wanita. Saat ini, kereta Pakuan Express dan Ekonomi AC memiliki gerbong khusus dan diletakkan di gerbong terujung di dua sisi. Gerbong ini cukup mencolok dengan warna interiornya dominan pink. Karena terlihat menarik dan kebetulan saya adalah wanita, saya naik ke gerbong itu. Kursinya berwarna merah tua dan gordynnya berwarna pink menutupi jendela. Sayangnya, kalau naik gerbong khusus wanita, saya tidak bisa melihat pemandangan luar. Justru hal inilah yang saya suka lakukan ketika naik kereta (baca : memandangi view luar).

Selain itu, di langit-langit kereta ada papan berwarna pink-putih yang bertuliskan kereta khusus wanita dan dibawahnya terdapat simbol-simbol orang yang boleh masuk ke gerbong ini, ada simbol satu wanita dalam satu lingkaran (mungkin itu saya.. single woman allowed, hehe), dua wanita dalam satu lingkaran (mungkin ini wanita yang berteman, asal jangan teman tapi mesra.. hahaa), wanita menggandeng anak dalam satu lingkaran (ibu beranak boleh naik gerbong ini), dan dua simbol larangan, yaitu wanita dan laki-laki yang bergandengan dan laki-laki sendiri.

Ketika saya duduk, baru ada satu wanita yang duduk di dalam gerbong itu. Sambil menunggu kereta berjalan, saya mendengarkan musik menggunakan iPod. Saya sempat melihat ada laki-laki berumur 25 tahunan yang masuk ke gerbong khusus wanita ini, dia berjalan melewati saya dan duduk di seberang saya, saya heran apa dia tidak sadar kalo ini kereta khusus wanita, karena ketika saya masuk gerbong ini, sangat jelas sekali kereta ini kereta perempuan. Saya pun mengurungkan niat untuk menegor mas2 itu, saya berpositive thinking aja, mungkin aja dia memang ada maksud tertentu. Saya hiraukan. Beberapa menit kemudian, saya lihat dia bangkit dari kursi dan berjalan melewati saya sambil senyam-senyum sendiri. Hahahhaa, ternyata positive thinking tidak selamanya benar yaa, ternyata mas2 itu salah naik kereta, dia langsung keluar dari gerbong itu. Untung dia sadar,, 😀

Akhirnya kereta pun diberangkatkan, saya sempat membuka gordyn pink untuk bisa melihat alam luar, ternyata tidak diperbolehkan oleh penjaga kereta, mungkin pelarangan itu untuk alasan keamanan. Penumpang di kereta yang saya naiki itu cukup sepi, bahkan jika berani saya bisa aja tidur terlentang di atas kursi sofa itu, hehe. Sayang di gerbong ini, ada beberapa penjaga laki-laki yang bertugas sebagai pengawas, niat gila itu saya urungkan, :p

Saya juga sempat ketar ketir karena ditutupnya jendela dengan gordyn, meski saya suka naik kereta, tapi saya tidak tahu urutan stasiun-stasiun Bogor-Jakarta Kota, biasanya kan kereta Pakuan Express berhenti hanya di beberapa tempat, dan ketika berhenti tidak diinformasikan lewat pengeras suara, kalo mau turun, harus sadar sendiri. Saya pun bertanya ke penjaga kereta itu, ternyata nanti akan diinformasikan ketika kereta akan sampai di stasiun pemberhentian, hufft. Syukurlah kalo gitu.

Saat itu, cuaca sedang buruk, sehingga kereta sering mogok karena alasan hilang sinyal. Saya sampai stasiun tebet sekitar jam 6 sore, dan saya langsung bertemu dengan teman BYEE saya, Adam. Kita akan meneruskan perjalanan ke hotel Setia Budi.

Terima kasih kepada PT KAI yang sudah menyediakan gerbong khusus ini. Semoga pelayanannya bisa lebih ditingkatkan! Tranportasi umum nyaman bisa mengurangi keinginan masyarakat untuk membeli kendaraan pribadi, padahal persepsi itu bukan solusi yang tepat, hanya menambah kemacetan saja.

Better Public Transportation for a Better Life!

Gaya duluuu ahh … hehehe

Salam dari Gadis Yang Ingin Menjelajah Ke Seluruh Duniaaa… !!!

 

 

 

 

Read More

Memories In Bali (Chapter : Arrived)

Time to work! Chapter ini mengisahkan perjalanan kami selama di Bali.. check this out!

Hari 1 : groundcheck and  Sanur

Hari pertama ini kami melakukan survey ke lokasi.. hari ini sih ga terlalu banyak kerja, lebih banyak membuat konsep. Sebelum berangkat ke lokasi, kami kenalan dlu, mengenalkan nama dan produk yg dibawa.. seneng deh produknya unik2,, dan beginilah suasana stand yang belum terdekor.

IPB menyewa 3 kavling, stand kami merupakan stand terbesar diantara stand lain,FYI IPB sangat niat sekali dlm urusan pameran.

Pada hari tu juga saya merasakan betapa panasnya Denpasar, terutama pada jam 1 siang sampai jm 5 sore.,, ouuchh.. bawaannya lemes bgt deh, trus selama persiapan stand pameran, kami solat ke mesjid dengan jarak yg cukup jauhhh, seperti dr asrama putri TPB ke FKH, jauhhh kali.

Hingga Pak Parta pun memberi kesejukan hati dengan penawarannya untuk jalan2 ke Sanur! cihuyy,, mau banget dunkk.. sekitar jm 4 sore kami ke pantai Sanur, sebenrnya sih Sanur bagusnya di sunrise, tapi sunset biasa aja. hmm, tak apalah.. toh kata ondo kan cara kita ini yg jarang dilakukan org, mana pernah org liat sunset di Sanur? haha.

Hari 2 : ‘real’ hardwork

Pada hari kedua inilah hari yang sangat menguras tenaga, karena pembagian kerja sudah jelas dan bayak bg yg harus dilakukan.. hufft.  tapi kami tetap semangat!! hingga akhirnya pd hari ini saya banyak belajar tentang istilah2 aneh yg suka diciptakan ka arya, seperti rempong, ngelink, kabuto, dll.. only on Ka Arya dicitionary! pada hari ini stand hanya jadi sekitar 50%

Hari 3 : finishing touch

hari ini bisa dibilang hari kejar setoran, krn hr ini hari terakhir ngedekor.. Saya mendapat tugas untuk membeli tanaman di nursery di denpasar, dan menuju nursery saya naik motor yoga alias dianter, tapi pas nyampe nursery gue ditinggal lagi, krn yoga juga harus anter org lain.. saya pun tertantang untuk beli tanaman di kota Denpasar, disini nawar susah bgt, tp alhamdulilah bisa belanja di bawah budget yg ditargetin.. ^^ Hal seru yg saya alami berada pada setalah saya belanja tanaman, sy memutuskan untuk naik pickup dan duduk di belakang bersama tanaman, si bapak2 penjualnya ape heran knp gue mau duduk di belakang, jelas2 kursi depan kosong, gue hanya beralasan, Saya mau lihat “Denpasar pak.. hehe” dan alhamdulilah kesampean juga,, hihihi, cek ths foto

Di Atas Pick Up bersama tanaman hias, dr nursery menuju univ.mahasaraswati

sesampainya di lokasi stand, kami pun rempong dengan ngangkutin tanaman, saya datang bak preman tanaman,, hahaha. hari itu juga tanaman langsung di tata dengan cantik.. dan jeng ..jeng.. jeng,.. inilah stand pameran kami!!!!

hari 4 : 1st day of PAMERAN

Too many stories that I’d like to share to the readers, So I just show the pictures with the titles.. and let them talk! =)

Setiap stand harus ada 1 maskot khas untuk menarik pengunjung, taun lalu namanya Agrobot, dan taun ini.. hmm.. sulit sekali untuk menciptakan maskot, hingga kelihaian ka arya dan cipi untuk mencari2 nama, muncullah GABUTO! hehe, aneh kan? sama saya juga ngerasa aneh.

GABUTO ini tercetus dari kata GABUT (baca : gaji buta – org yg jarang kerja), entahlah istilah ini muncul dr mana, karena tim pameran 2010 orgnya sangat gigih dan mau bekerja keras.. =p hehe), agar lucu ka cahyo nambahin -O dibelakangnya, jadi GABUTO deh, eits tunggu.. GABUTO pun harus punya arti, kenapa kita mengangkat nama itu, dan cipi pun memutar otak buat mencari singkatan itu, tercetuslah Generation of Agroedupreneurship Based on Unique Technology and InnOvation, wah cemerlang sekali!

Dandani GABUTO (Mascot of IPB) by ka nunu

terus sebelum mulai, gue beraksi foto2 dengan produk gue tercinta.. EcoMonopoly.. ^^

Stand EcoMonopoly

I like this notes, thanks!

hari 5 : 2nd day of PAMERAN

gue sumringah sekali ketika banyak anak2 SD dateng ke stand, temen2 gue langsung ngarahin, “dek, suka main monopoli kan? ayo kesini.. kesini..”

dan alhamdulilah gue sempet memberikan simulasi permainan ke beberapa anak2 SD denpasar.. ^^

Playing EcoMonopoly in short time with Balinese kids

Untuk menarik perhatian pengunjung, tidak hanya produk gue aja, ada pula produk aquaskap punya si Adi yang dijadiin games buat mahasiswa yg berkunjung…

mahasiswa univ. Mahasaraswati ikut lomba tebak ikan dan tanaman

Hmm, mungkin gue merasa sedikit bosan dengan jaga stand, gue pun ‘ngelayap’ ke stand sebelah alias stand UI, gue tertarik untuk pakai yukata yang mereka sewakan untuk dipakai gratis! ^^ gue pun kenalan ama bbrp mhsiswa UI disana,, (bae2 uy) dan gue juga ketemua teman lama, Rudi, dia anak Teknik Mesin 2007, sumpah ni bocah jahil amat dah, hehe

gue pun iseng2 pake bajunya.. sugoii nee.. lucu deh gue.. *maunya dibilang lucu*, gue lg takjub2 liat gue berpkaian ala jepang eh si Rudy nyuruh gue bbuat ikut lomba boradcast yg mereka adain,, secara paksa melebihi sistem tanam paksa, gue pun dengan nekat ikutan…

Cuap2 di depan kamera, apapun yg gue omongin keluar.. kun fayakun!! *ati2 belakang kolam*

eh sore harinya, beberapa jam setelah gue cuap2 ga jelas gitu, gue dapet telepon dari nomor ga dikenal..

Wanita tak dikenal : “Halo Annisa..”

gue : “ya saya sendiri?”

wanita tak dikenal akhirnya dikenal : “ini wina, eh kamu menang lomba broadcast nih, ke stand UI sekarang yaaa..”

shock abis gue. tapi karena hape di depan mata gue, dengan sigap tanggap lugas..

Gue : “yayaya! saya kesana! saya kesana!” napsu abis gue..

dateng2, gue ky org bloon, dliatin ama anak UI.

Gue : “err.. ini saya .. tadi .. ditelpon.. saya menang.. ngg.. lomba.. hehe”

autis banget gue.

anak2 ui yg awalnya bengong brubah senyum,

anak UI (bbrp, ga seuniversitas) : “oh itu ke wina.. WInn!! eh ya selamet ya!” sambil manggil mbak wina.

gue seneng, sumringah.

gue pun dateng menghampiri mbak wina, tiba2 mas2 berbadan besar datang memberi gue kotak yang sangat familiar,, nokia 1661. wuiihhh

Dan ternyata.. saya menang dan dpt henpon! oh my God, alhamdulilahh,,, habis dpt hadiah eh disuruh ngomong lagi.. artis bgt dha gue,.

hari 6 : closing, kuta, amphiteather denpasar

pada hari terakhir, mulai pagi sampai jam 2 kami tetap jaga stand seperti biasa.

Setelah jam 2, sembil Menunggu pengumuman pemenang mlm nanti, maka kami pun pergi ke kuta..

kami kesana pakai bis sampai ke area parkir yang jadi transit, kuta itu sempit jadi ke sana harus pake transportasi lokal disana, semacam kol tapi terbuka.

hanya ngeluarin uang 3.000 aja, kita udah bisa sampe kuta dengan kol itu.

hmm.. enjoy the trip.. ^^

Kami naik 1 kol ber15, penuh sesak, tapi tetep hepi, hehe.

ciri2 nyampe ke kuta itu dgn munculnya bule2 berkeliaran di trotoar jalan, karena berada di kuta bagi org pribumi, seperti jadi bule di negeri sendiri, dan itu benar adanya,, kiri-kanan, kulihat saja, banyak bule-buleee..

Kuta itu rame banget… banget deh.. sempet mumet juga liatnya, tapi pas kita pergi ke pantainya,, hmmm.. damai… Alhamdulilah kita kesana pas lagi mau sunset, Kuta sangat terkenal sebagai tempat untuk liat sunset, kalo Sanur liat sunrisenya.. gue sempet mengabadikan diri gue bersama sunset kuta.. ^^ trus pas kita mau balik ke kol untuk ke tempat bus IPB markir, gue liat langit senja yang wuaaa ga terbayang deh dnegan kata2,, campuran ungu-orange-pink dll, twilight kuta bkin gue speechless abis..

Seeing sunset in Kuta

Setelah dari kuta, langsung cabcus ke dinas kesenian Denpasar, malam penganugrahannya berlokasi di amphiteater didalamnya, sayang gue ga sempet ambil gambar amphitetaernya, batere udah abis.. T.T

kami bersyukur kembali, ternyata tim pameran IPB meraih juara 1,, subhanallah..

Tim Pameran IPB meraih gelar juara 1, how proud we are!

Location : Dinas Kesenian Denpasar

hari 7 : Go Crazy in Sukowati – Tanah Lot

On the last day, we’re going to Sukowati market, where low price u can get in here! gue berprinsip untuk ga membabi buta, tapi sepertinya tidak bisa hehe..

Shop, shop, till u drop girls!

Pasar Sukowati

tanah lot menjadi tujuan terakhir rim pameran PIMNAS, gue sering liat tanah lot dari foto bokap gue, dan alhamdulilah bisa kesampean kesini.. Tim pameran ina action! ayo foto2 sebelum meninggalkan Bali! =9gadis2 centil di tanah lot

Setelah dr tanah lot, kami langsung menuju perjalanan pulang ke Bogor, so happy bisa dpt kesempatan emas ky gni.. ^^

Alhamdulilahirabbilalamin..

See you again, BALI ..

Read More