Alhamdulilah, Allah SWT telah memberikan cara lain kepada saya bagaimana untuk bersyukur.
Jika mendengar cerita saya, pasti sebagian orang menganggap ini biasa saja, tapi ada sebagian orang juga menganggap ini hal luar biasa.
Hari ini, tepatnya tanggal 29 Juli 2011, nama dan karya saya telah dimuat di salah satu media nasional idaman saya, yaitu Kompas.
Ya, Kompas.
Engga terbayang bagi saya sejak kecil untuk bisa memuat nama yang saya yang biasa-biasa saja ke dalam koran ternama tersebut.
Saya adalah pembaca aktif Kompas sejak saya menjadi seorang mahasiswa. rasanya setelah saya membaca Kompas, saya seperti ‘hidup’ kembali. Seperti telah membaca dunia dalam hitungan menit. 🙂
Hingga saya mendapat kabar yang tidak terduga, saya mendapat sms dari Mas Anton, wartawan Kompas. beliau memberitahukan saya bahwa nama dan karya saya (apalagi kalau bukan EcoMonopoly) telah dimuat di Kompas.
saya yang saat itu sedang nyapu lantai di rumah, langsung lari ke ruang tamu untuk mengecek Kompas (terima mas pengantar koran yang selalu mengantar koran ke rumah saya setiap jam 5 pagi).
Saya kira liputan saya tidak jadi dimuat di Kompas, karena wawancaranya sudah lama sekali. Sempat beraharap-harap juga jika memang cerita saya bisa dimuat. saya akan bahagiaaa sekali.. 😀
ternyata setelah di-check.. wow..
saya masuk rubrik Metropolitan SETENGAH HALAMAN!
maksud saya diperbesar itu adalah salah satu hal yang membuat saya cukup shock.
Entah bagaimana rasanya setelah melihat artikel itu, foto saya terpampang besar sekali, hampir berukuran 1/4 halaman disertai isi berita.
rasanya senang sekali.. saya merasa bangga karena media sebesar itu mau membagikan pengalaman hidup saya dengan ukuran sebesar itu.

Saya dapatkan ketika rasa kegalauan melanda pada diri saya, ada kalanya pikiran saya itu menjadi tak tentu arah dan gundah..
ternyata, Allah SWT membukakan pikiran saya.
Allah memberi saya sebuah jalan untuk memaknai arti hidup.
Belajar untuk bersyukur bahwa tidak semua orang di umur saya sekarang bisa mendapatkan kesempatan seperti ini.
Terima Kasih Ya Allah yang (lagi-lagi) telah memberikan salah satu momen membahagiakan dalam hidup saya.
🙂